Senam Aerobik

Senam Aerobik ini dimulai dengan membaca Do’a bersama yang dipimpin oleh Instruktur Senam Bapak Saripudin dari Dinas Kesehatan.
Senam ini dipandu oleh instruktur senam yang berpengalaman yaitu Bapak Saripudin dari Dinas Kesehatan untuk memicu semangat pegawai BPPPPD Kota Cirebon.
Senam dilaksanakan di hari Jum’at dari pukul 07.00 s/d selesai di Halaman Parkir  Kantor BPPPPD Kota Cirebon. Senam ini diikuti seluruh Karyawan/Karyawatii BPPPPD termasuk siswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri.
 
Tahap-Tahap Melakukan Senam


1.   Pemanasan selama 10 menit.
Pemanasan sebelum melakukan kegiatan olahraga memang wajib untuk dilakukan guna menghindari cidera pada saat melakukan senam aerobik. Pemanasan ini bertujuan untuk meningkatkan suhu tubuh, menaikkan denyut jantung. Serta juga untuk mempersiapkan otot-otot serta persendian untuk nantinya melakukan aktivitas yang berat. Beberapa gerakan pemanasan yang dapat kalian lakukan diantaranya seperti:
Ø  Jalan di tempat
Ø  Melangkah dari sisi ke sisi serta menggerakkan lengan pada tingkat pinggang atau lebih tinggi.
Lakukan pemanasan ini kurang lebih selama 5 sampai 10 menit hingga tubuh kalian siap untuk melakukan latihan inti senam aerobik untuk pemula.
 
2.   Latihan inti dengan durasi 15-20 menit.
Ø  Pelemasan, penguatan, dan pelepasan
Ø  Keseimbangan
Ø  Ketangkasan
Ø  Keterampilan
Ø  Kelincahan
Ø  Jalan dan Lari
Ø  Lompat dan Loncat
Ø  Kombinasi


3.   Pendinginan atau pelemasan selama 5 menit.
Setelah latihan atau olahraga dilakukan, lakukanlah pendinginan guna mengembalikan frekuensi denyut jantung hingga mendekati normal secara bertahap. Gerakan pendinginan ini kurang lebih hampir sama dengan pemanasan dengan durasi selama 10 menit. Jangan lupa untuk melakukan peregangan guna membantu mengembalikan ototke pada kondisi normal.

Pelepasan Purnabakti Bapak Drs. Yayat Supriyatna

Puji syukur senantiasa  kita panjatkan kehadirat  Allah SWT atas limpahan  rahmat dan karuniaNya pagi hari ini Senin, 1 Juli 2019 di Ruang Gotrasawala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Cirebon, kita sekalian masih diberikan kesempatan dan kesehatan untuk hadir dalam acara Pelepasan Purnabakti Bapak Drs. Yayat Supriyatna.
Pelepasan Purna Bakti ini dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Cirebon, Sekretaris Badan, Para Kepala Bidang  beserta Jajarannya, Ibu-Ibu Dharma Wanita, Bapak Drs. Yayat Supriyatna (Pegawai Purna bakti) dan seluruh Pegawai BPPPPD Kota Cirebon termasuk Tenaga PNS dan NON PNS.
            Bapak Drs. Yayat Supriyatna memulai karir sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil  terhitung mulai tanggal 01 Maret 1986, beliau pernah menjabat di :
1  Kandepsos Kab. Kupang sebagai Kosubsi Bimb. ORSOS
2  Kandepsos Kab. Sumba Timur sebagai Kasi UKS
3  Kandepsos Kab. Ngada sebagai Kasis BOBS
4  Kandepsos Kab. Flores Timur sebagai Kasi UKS
5  Bappeda Kota Cirebon sebagai Kasubbid Pendidikan dan Kesehatan
6  Bagian Kesra Setda Kota Cirebon Kassubag Pendidikan dan Kesehatan
7 Bappeda Kota Cirebon sebagai Kabid Sosial Budaya
8  BPPPPD Kota Cirebon sebagai Kabid Perencanaan Pembangunan Manusia dan Masyarakat
9  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai Kabid Pengelolaan Kearsipan.
 
Bapak Drs. Yayat Supriyatna terakhir menjabat di BPPPPD Kota Cirebon sebagai Kabid Perencanaan Pemerintahan dengan masa kerja Golongan 33 Tahun 2 Bulan. Pensiun terhitung mulai tanggal 01 Juni 2019 sesuai dengan Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 882/KEP.1834-BKPPD/2019 tentang PEMBERIAN KENAIKAN PANGKAT PENGABDIAN, PEMBERHENTIAN DAN PEMBERIAN PENSIUN PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENCAPAI BATAS USIA PENSIUN. 

Senam Sehat di Pagi Hari

Senam ini dipandu oleh instruktur senam yang berpengalaman yaitu Bapak Staripudin untuk memicu semangat pegawai BPPPPD Kota Cirebon, dimulai dengan membaca Do’a bersama-sama. Senam ini diikuti oleh  Sekretaris BPPPPD &  seluruh pegawai BPPPPD  termasuk siswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri.
Olahraga mirip obat yang mempunyai banyak manfaat. Banyak penyakit yang dapat dicegah dengan berolahraga secara teratur. Olahraga juga dipercaya sebagai sarana yang bagus untuk menggapai hidup sehat dan lebih berkualitas.
Senam Aerobik merupakan gabungan gerakan-gerakan yang energik dan kreatif, berirama cepat sesuai dengan fungsi senam aerobik itu sendiri. Manfaat senam aerobik adalah meningkatkan kesehatan jantung dan stamina tubuh. Tapi bila dilakukan secara tidak benar bisa menimbulkan cedera.
Senam Aerobik dimulai dengan pemanasan selama 10 menit, dilanjutkan dengan latihan inti selama 40 menit dan kemudian dilanjutkan dengan pendinginan selama 10 menit yang diiring musik sesuai dengan iramanya.
Dengan senam yang teratur, badan menjadi segar. Segala keletihan setelah bekerja menjadi hilang. Terlebih lagi, daya tahan tubuh meningkat. Di samping itu, kegiatan olah raga ini juga dapat meningkatkan kebersamaan di antara rekan sekerja dan merupakan suatu rekreasi yang murah.

Kunjungan Kerja DPRD SALATIGA ” PENATAAN WILAYAH PERKOTAAN STRATEGIS DALAM RANGKA MENGANTISIPASI POTENSI PERKEMBANGAN DAERAH “

Kunjungan Kerja DPRD Kota Salatiga ”Penataan Wilayah Perkotaan Strategis dalam Rangka Mengantisipasi Potensi Perkembangan Daerah pada hari Kamis tanggal 27 Juni 2019 antara lain berisikan pemaparan-pemaparan dari narasumber, dengan ringkasan hasil dari pertemuan adalah sebagai berikut :

  • DPRD Kota Salatiga
  • Sebagai wilayah kota, salatiga masih terdapat wilayah perdesaan, Kota salatiga sebagai kota perekonomian, pendidikan, perkembangan dalam sisi penataan dirasa masih perlu studi lebih lanjut;
  • Wilayah hijau di salatiga masih bersifat sporadis terpetak-petak menyebar;
  • Masih banyak alih fungsi lahan, yaitu memakan lahan terbuka menjadi lahan terbangun atau semi terbangun;
  • Dalam menuju perencanaan RDTR, masih terhambat, hal tersebut terjadi karena masih ada kendala dalam RTRW nya, sehingga belum bisa masuk kedalam perencanaan RTBL yaitu tentang kawasan dalam penataan;
  • Di Salatiga masih terdapat eks tanah bengkok, sehingga dalam proses perencanaan dan pengelolaan masih terbentur dengan aset;
  • Bapak Arif Kurniawan (Kepala BPPPPD) :
  • Yang menjadi tren saat ini adalah pembangunan tol di Kota Cirebon yang menghubungan sampai dengan Jawa Tengah;
  • Dengan adanya jalan tol sekitar 30 ribu kendaraaan masuk keluar Kota Cirebon;
  • PAD Kota Cirebon meningkat hampir 50%;
  • Kewajiban RTH publik 20%, 10% Privat, saat ini Kota Cirebon seluas 11%;
  • Rencananya sempadan sungai dan pantai akan dijadikan RTH;
  • Kendala pemenuhan RTH adalah keterbatasan lahan, jika dipenuhi seluas 20% maka ota Cirebon tidak akan ada pembangunan;
  • Target pemenuhan RTH tercantum dalam dokumen perencanaan RPJMD;
  • Penguatan dari sisi pengendalian, terkait dengan dinas perizinan yang tidak bisa memutuskan, baru diambil alih oleh TKPRD;
  • TKPRD Kota Cirebon sudah memiliki SK;
  • Kawasan sempadan pantai jika dilakukan reklmasi, dan masuk kedalam kewenangan pihak pelabuhan harus minta izin kepada pihak pelabuhan;
  • DPRD Kota Salatiga
  • RTH di Salatiga belum mencapai standar ideal sebesar 30%
  • Memang perlu ada upaya untuk pembebasan lahan untuk RTH dalam pemenuhan standar RTH Publik seluas 20%;