Ayo Senam, Ayo Sehat ala BPPPPD Kota Cirebon

Senam ini dimulai dengan membaca Do’a bersama yang dipimpin oleh Instruktur Senam Bapak Saripudin dari Dinas Kesehatan.

Senam ini dipandu oleh instruktur senam yang berpengalaman yaitu Bapak Saripudin dari Dinas Kesehatan untuk memicu semangat pegawai BPPPPD Kota Cirebon.

Senam dilaksanakan di hari Jum’at dari pukul 07.00 s/d selesai di Halaman Parkir Kantor BPPPPD Kota Cirebon.

Senam ini diikuti oleh   Kepala BPPPPD Bapak Mohammad Arif Kurniawan, ST &  seluruh pegawai BPPPPD  termasuk siswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri.

Senam ini diawali dengan pemanasan dengan beraneka ragam judul lagu diantaranya lagu Goyang Nasi Padang, Jaran Goyang, Senam  Penguin dan diakhiri dengan lagu Dia dari Anji Drive untuk Pendinginan.

Senam Penguin  awalnya merupakan sebuah gerakan senam yang dilakukan oleh siswa di sebuah sekolah dalam kegiatan pramuka kemudian menyebar ke sekolah lainnya dan menjadi tren di kalangan pelajar, semakin meluas hingga akhirnya banyak pula orang dewasa yang tertarik melakukan senam  ini.  Senam ini terbilang unik, karena gerakannya didominasi oleh gaya seperti penguin seperti posisi tangan, langkah kaki dan gerakan berputar.

Tempo gerakannya santai dan tidak menuntut banyak gerakan berat sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa batasan usia.

Manfaat Senam Penguin diantaranya selain sebagai hiburan semata juga dapat menjadi sebuah terapi untuk menenangkan pikiran karena meskipun gerakannya santai tetapi hampir seluruh anggota badan dituntut untuk bergerak sehingga dapat meringankan stress dan membuat tubuh menjadi lebih segar.

Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi

Rapat dibuka oleh Bapak Kepala BPPPPD Kota Cirebon didampingi DR. Ir. Drajat Murtianto sebagai pemberi materi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi tahun 2020

Pemberian materi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi :

RADPG adalah dokumen perencanaan yang berisi tentang analisis situasi, rumusan masalah dan kegiatan (action/aksi) lintas sector dalam bidang ketahanan pangan dan Gizi yang disusun untk memberikan panduan dan arahan serta acuan bagi institusi pemerintah, rganisasi non pemerintah, institusi masyarakat dan pelaku lain baik pada tataran propinsi maupun kota untuk berperan serta meningkatkan kontribusi yang optimal dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan gizi di wilayahnya.

Tujuan :

  • Meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan tentang masalah dan tantangan ketahanan pangan dan gizi yang dihadapi da potensi penyelesaiannya.
  • Meningkatkan partisipasi pemangku analisis data yang akurat dan merumuskan kegiatan aksi prioritas intervensi yang relevan dan efektif.
  • Meningkatkan Koordinasi dan Sinergi lintas sektor dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi secara terpadu.

Manfaatnya

  • Tersedianya panduan dan arahan bagi para pemangku kepentingan baik di institusi pemerintah maupun non pemerintah/ masyarakat dalam penanganan dan penguatan masalah ketahanan pangan dan gizi melalui aksi/kegiatan yang nyata yang relevan dan efektif.
  • Tersedianya acuan bagi pemangku kepentingan yang berwenang untuk melakukan evaluasi efektifitas kegiatan lintas sektor dengan menggunakan indikator yang tersedia.
  • Tersedianya acuan bagi pimpinan daerah dalam melaksanakan koordinasi dan sinersi lintas sektor dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi secara terpadu.

Rancangan RADPG Kota Cirebon :

  • Kata pengantar
  • Pendahuluan (latar belakang, Tujuan, dasar hukum penyusunan).
  • Peran Pangan dan Gizi dalam Pembangunan SDM Berkualitas
  • Kondisi dan tantangan pembangunan pangan dan gizi Kota Cirebon

Kebutuhan Data untuk Analisis Situasi :

  • Demografi, Sosial dan Karaketrisktik Daerah Kota Cirebon
  • Matriks Rencana Aksi Pangan dan Gizi (RAD-PG) Daerah Kota Cirebon.
  • Dan beberapa data terkait seperti jumlah penduduk dan laju pertumbuhan penduduk

Dalam  Pembahasan Rapat disampaikan bahwa Indonesia termasuk ke dalam empat indeks kelaparan terbesar di dunia, maka dari itu rencana aksi daerah pangan dan gizi adalah penyusunan data yang dianalisis dari situasi, rumusan masalah, dan kegiatan lintas sektor dalam bidang ketahanan pangan dan gizi. Salah satu permasalahan adalah stunting. Stunting bukan hanya persoalan kekurangan pangan, namun menjadi permasalahan yang kompleks.

Tujuan akhir penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi :

  1. Mewujudkan Manusia Cirebon yang Sehat Aktif dan Berkelanjutan
  2. Meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan tentang masalah dan tantangan ketahanan pangan dan gizi yang dihadapi dan potensi penyelesaiannya.
  3. Meningkatkan partisipasi pemangku kepentingan dalam penguatan ketahanan pangan dan gizi melalui analisis data yang akurat dan merumuskan kegiatan aksi prioritas (intervensi) yang relevan dan efektif.
  4. Meningkatkan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi secara terpadu.( Sisca Octasari, ST,M.Si)

Senam Sehat

Senam dilaksanakan  setiap 2 kali dalam satu  bulan tepatnya di hari Jum’at dari pukul 07.00 s/d selesai di Halaman Parkir Kantor BPPPPD Kota Cirebon.

Senam ini diikuti oleh  Sekretaris BPPPPD &  seluruh pegawai BPPPPD  termasuk Siswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri.

Olahraga merupakan aktivitas yang kini mulai banyak ditinggalkan. Alasannya tentu saja karena kesibukan yang terlalu banyak. Padahal olahraga sangat penting untuk bisa olah tubuh demi kesehatan jangka panjang.

Faktor yang menjadikan seseorang malas dalam berolahraga karena dilakukan seorang diri. Salah satu jenis olahraga yang biasanya dilakukan beramai-ramai adalah senam. Olahraga senam biasanya lebih mengutamakan pada olahraga yang aktif dan banyak bergerak.

Gerakan senam berulang dan kontinyu akan membuat jantung mampu bekerja lebih cepat. Apabila anda mampu melakukannya setidaknya selama 20 menit saja, maka anda sudah mampu untuk memulai langkah sehat jantung di masa depan. Jadi sekarang jangan sampai malas lagi untuk melakukan olahraga karena olahraga senam juga menyenangkan dan menyehatkan.

Senam ini ditutup dengan membaca Do’a bersama oleh Instruktur Senam Bapak Saripudin dari Dinas Kesehatan diharapkan agar senam yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Rapat Koordinasi Isu Strategis Terkini Kota Cirebon Tahun 2020

Rapat dibuka oleh Bapak Arif Kurniawan selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Program pembangunan daerah Kota Cirebon sebagai perwujudan arah kebijakan pemerintah Kota Cirebon. Selanjutnya arah kebijakan dari tahun ketahun selama 5 (lima) tahun dijadikan dasar untuk penyusunan RPJMD serta dijalankan sesuai rencana per 1 (satu) tahun periode.

Penekanan focus atau tema setiap tahun selama periode RPJMD memiliki kesinambungan dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Kepala Badan menyampaikan pada tahun 2020 Kajian Kelitbangan harus lebih baik, bahkan lebih baik 2-3 kegiatan tapi tajam.

Pada tahun 2020 akan merumuskan tema kegiatan kelitbangan dan pada prinsipnya keterbukaan kita sampaikan kepada bapak ibu sekalian.

Hari ini kita ke kegiatan 2020 dan untuk rencana tahun 2021.

Fokus/Tema Pembangunan Daerah Kota Cirebon Tahun 2020 “ Akselerasi Pembangunan Dalam Rangka Mewujudkan Kota Cirebon Sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya dan Sejarah ”.

Fokus Prioritas :

Peningkatan kualitas sarana dan prasarana penunjang industri pariwisata, pembangunan akses jalan yang memadai serta penyiapan SDM kepariwisataan yang berkualitas;

Pengurangan kemiskinan, pengangguran dan PMKS; Penguatan potensi ekonomi kerakyatan berbasis komoditas lokal, industri kreatif dan sentra/kluster; Penguatan SDM pelaku usaha industri dan komoditas potensial dalam pemanfaatan teknologi informasi, baik dalam proses produksi maupun pemasaran; Penyediaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kompetensi dan kualifikasi sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan; Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas layanan kesehatan; Pengembangan tata pemerintahan yang baik didukung dengan kompetensi dan profesionalisme aparatur dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintahan dan pelayanan publik; Peningkatan sarana dan prasarana dasar perkotaan;Penataan dan pengembangan destinasi wisata berbasis budaya dan sejarah; dan Penataan kelembagaan Perangkat Daerah yang efektif dan efisien.

Rapat Koordinasi ditutup oleh Bapak Drs. Yayat Sudaryat, M.Si, selaku Sekretaris BPPPPD Kota Cirebon, sebagai kesimpulan sebagai berikut:

  1. Adanya usulan berkaitan dengan Kajian pengelolaan dan publikasi hasil penelitian menuju e-litbang dan Kajian pusat pendidikan latihan pelajar daerah (PPLD)
  2. Dari hasil diskusi peserta banyak menyoroti masalah sampah, cagar budaya, Ruang Terbuka Hijau menjadi sorotan, masalah parkir, air baku di kota cirebon.
  3. Rencana kajian kelitbangan yang akan dilaksanakan oleh BPPPPD Kota Cirebon berdasarkan tema pembangunan pada Tahun 2020 baik yang dilaksanakan oleh tim kelitbangan Kota Cirebon maupun pihak ketiga sebagai berikut:
  4. Kajian sinergitas BPPPPD dengan Perangkat Daerah Dalam Rangka Sinkronisasi Program Dan Kegiatan Dalam Mendukung Visi Misi Kota Cirebon
  5. Kajian Penyusunan Jurnal Penelitian Menuju e-litbang (Sistem Informasi Kelitbangan Berbasis Aplikasi) Di Kota Cirebon
  6. Roadmap Ekonomi Kreatif Di Kota Cirebon Menuju Cirebon Kota Kreatif Berbasis Budaya Dan Sejarah