FGD Isu-isu Strategis Kota Cirebon

Pelaksanaan FGD Isu-isu Strategis Kota Cirebon dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 21 September 2018 pukul 08.00 wib bertempat di Pendopo Gua Sunyaragi Kota Cirebon yang dihadiri oleh : Kepala BPPPPD Kota Cirebon, Sekretaris BPPPPD Kota Cirebon, Perwakilan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Perwakilan dari Perguruan Tinggi Kota Cirebon (Tim Majelis Pertimbangan Kelitbangan Kota Cirebon, Tim Pengendali Mutu Kelitbangan Kota Cirebon dan Tim Kelitbangan Kota Cirebon).

 

Acara tersebut dibuka oleh Kepala BPPPPD Kota Cirebon (M. Arif Kurniawan, ST) dengan memberikan sambutan ucapan terima kasih atas kehadiran Tim Majelis Pertimbangan Kelitbangan Kota Cirebon, Tim Pengendali Mutu Kelitbangan Kota Cirebon dan Tim Kelitbangan Kota Cirebon yang merupakan Perwakilan Perguruan Tinggi Kota Cirebon. Dan diharapkan kepada Tim agar dapat memberikan sumbangsih berupa pendapat, masukan, dan saran tentang kendala yang sedang dihadapi Kota Cirebon sehingga kedepannya akan menjadi Pertemuan Rutin Pembahasan Output.

Beberapa saran yang disampaikan dalam acara tersebut, antara lain :

  1.  Dari Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Cirebon (Ria Andriyani, S.IP, M. Si) menyampaikan, agar Cagar Budaya dan Pariwisata di Kota Cirebon dapat menjadi destinasi wisata. Perlu adanya aturan yang jelas atau Perda yang mengatur tentang Cagar Budaya dan Pariwisata. Selain itu perlu adanya juga Penertiban lahan Parkiran di dalam maupun di luar jalan.
  2. Drs. Agus Herdhyana, M. Si (BPPPPD Kota Cirebon) menyampaikan, agar       memperbaiki wajah Kota Cirebon, dimana Cirebon terlihat saat ini         sebagai Kota sampah, Kota tawuran dan Kota trotoar rusak.
  3. Dari STikes Mahardika Cirebon (Jaenudin, SKM, MPH), menyampaikan perlu adanya Ruang Terbuka Hijau yang seharusnya minimal 30% dari luas Kota Cirebon.

Apakah Saudara sekalian punya ide atau saran lain ?