Penyemprotan Desinfektan di kantor BPPPPD Kota Cirebon dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19

Sehubungan dengan semakin luasnya penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia dan untuk melaksanakan amanat pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19 maka Palang Merah Indonesia Cabang Cirebon bekerjasama dengan Pemerintah Kota Cirebon melakukan penyemprotan desinfektan di kantor-kantor pemerintahan. Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Cirebon telah dilakukan penyemprotan desinfektan pada hari Minggu tanggal 22 Maret 2020. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemutusan penyebaran virus corona.

Wawancara PMI dengan Kepala BPPPPD
Sekretaris PMI dan Tim Lapangan bersama Kepala dan Sekretaris BPPPPD

Menuju Musrenbang RKPD Tahun Perencanaan 2021

Dalam upaya melaksanakan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, maka Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Cirebon menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Cirebon Tahun Perencanaan 2021.

Penyusunan dokumen rencana pembangunan tahunan dilakukan melalui proses koordinasi antar instansi pemerintah dan proses partisipasi antar seluruh pelaku pembangunan dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Perencanaan  2021.

Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Cirebon Tahun perencanaan 2021 ini sebagai satu kesatuan sistem perencanaan dan dilaksanakan setelah Rembug Warga, Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dari tingkat  Kecamatan, dalam rangka mewujudkan sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah. Hal tersebut sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, bahwa Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai suatu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional dengan menggunakan pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, serta atas-bawah (top down) dan bawah-atas (bottom up).

Perencanaan pembangunan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan pendekatan top down (atas bawah) dan bottom up (bawah atas) melalui penyelarasan usulan program/kegiatan hasil Musrenbang Kelurahan, Kecamatan, sampai dengan Forum Perangkat Daerah sebagai dasar dalam penyusunan Rancangan RKPD yang didalamnya memuat substansi berbagai kebijakan, program/kegiatan yang diusulkan pada belanja APBD Kota Cirebon.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Cirebon Tahun perencanaan 2021 ini diharapkan dapat menghasilkan program/kegiatan prioritas yang partisipatif dan selaras dengan prioritas pembangunan Jawa Barat dan nasional. Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 diamanahkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik serta daya saing daerah.

Masyarakat, pemerintah, dan swasta merupakan elemen penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, dibutuhkan aspirasi-aspirasi dari para pemangku kepentingan sebagai variabel dalam penetapan program prioritas pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan dan pemerataan hak-hak dasar masyarakat yang berkeadilan dan berkesinam bungan untuk dituangkan dalam rancangan RKPD Kota Cirebon Tahun perencanaan 2021. Sebagai bentuk korelasi antara substansi RKPD dengan kerangka pendanaan dalam RKPD, maka dukungan partisipasi sumber daya masyarakat dan sumber pendanaan lainnya adalah elemen penting yang harus diupayakan untuk mendukung pembiayaan pembangunan, disamping pembiayaan yang bersumber dari APBN dan  APBD Provinsi Jawa Barat.  Pelaksanaan proses sinkronisasi program dan pendanaan melalui Musrenbang Kota ini diharapkan akan terbangun struktur perencanaan penganggaran yang mampu merealisasikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi Pemerintah Daerah Kota Cirebon

Materi musrenbang rkpd tahun perencanaan 2021 dapat diunduh pada :

  1. http://bit.ly/bahanmusrenbang20
  2. http://bit.ly/bahanmusrenbang20lanjutan

Ayo Senam, Ayo Sehat ala BPPPPD Kota Cirebon

Senam ini dimulai dengan membaca Do’a bersama yang dipimpin oleh Instruktur Senam Bapak Saripudin dari Dinas Kesehatan.

Senam ini dipandu oleh instruktur senam yang berpengalaman yaitu Bapak Saripudin dari Dinas Kesehatan untuk memicu semangat pegawai BPPPPD Kota Cirebon.

Senam dilaksanakan di hari Jum’at dari pukul 07.00 s/d selesai di Halaman Parkir Kantor BPPPPD Kota Cirebon.

Senam ini diikuti oleh   Kepala BPPPPD Bapak Mohammad Arif Kurniawan, ST &  seluruh pegawai BPPPPD  termasuk siswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri.

Senam ini diawali dengan pemanasan dengan beraneka ragam judul lagu diantaranya lagu Goyang Nasi Padang, Jaran Goyang, Senam  Penguin dan diakhiri dengan lagu Dia dari Anji Drive untuk Pendinginan.

Senam Penguin  awalnya merupakan sebuah gerakan senam yang dilakukan oleh siswa di sebuah sekolah dalam kegiatan pramuka kemudian menyebar ke sekolah lainnya dan menjadi tren di kalangan pelajar, semakin meluas hingga akhirnya banyak pula orang dewasa yang tertarik melakukan senam  ini.  Senam ini terbilang unik, karena gerakannya didominasi oleh gaya seperti penguin seperti posisi tangan, langkah kaki dan gerakan berputar.

Tempo gerakannya santai dan tidak menuntut banyak gerakan berat sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa batasan usia.

Manfaat Senam Penguin diantaranya selain sebagai hiburan semata juga dapat menjadi sebuah terapi untuk menenangkan pikiran karena meskipun gerakannya santai tetapi hampir seluruh anggota badan dituntut untuk bergerak sehingga dapat meringankan stress dan membuat tubuh menjadi lebih segar.

Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi

Rapat dibuka oleh Bapak Kepala BPPPPD Kota Cirebon didampingi DR. Ir. Drajat Murtianto sebagai pemberi materi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi tahun 2020

Pemberian materi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi :

RADPG adalah dokumen perencanaan yang berisi tentang analisis situasi, rumusan masalah dan kegiatan (action/aksi) lintas sector dalam bidang ketahanan pangan dan Gizi yang disusun untk memberikan panduan dan arahan serta acuan bagi institusi pemerintah, rganisasi non pemerintah, institusi masyarakat dan pelaku lain baik pada tataran propinsi maupun kota untuk berperan serta meningkatkan kontribusi yang optimal dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan gizi di wilayahnya.

Tujuan :

  • Meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan tentang masalah dan tantangan ketahanan pangan dan gizi yang dihadapi da potensi penyelesaiannya.
  • Meningkatkan partisipasi pemangku analisis data yang akurat dan merumuskan kegiatan aksi prioritas intervensi yang relevan dan efektif.
  • Meningkatkan Koordinasi dan Sinergi lintas sektor dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi secara terpadu.

Manfaatnya

  • Tersedianya panduan dan arahan bagi para pemangku kepentingan baik di institusi pemerintah maupun non pemerintah/ masyarakat dalam penanganan dan penguatan masalah ketahanan pangan dan gizi melalui aksi/kegiatan yang nyata yang relevan dan efektif.
  • Tersedianya acuan bagi pemangku kepentingan yang berwenang untuk melakukan evaluasi efektifitas kegiatan lintas sektor dengan menggunakan indikator yang tersedia.
  • Tersedianya acuan bagi pimpinan daerah dalam melaksanakan koordinasi dan sinersi lintas sektor dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi secara terpadu.

Rancangan RADPG Kota Cirebon :

  • Kata pengantar
  • Pendahuluan (latar belakang, Tujuan, dasar hukum penyusunan).
  • Peran Pangan dan Gizi dalam Pembangunan SDM Berkualitas
  • Kondisi dan tantangan pembangunan pangan dan gizi Kota Cirebon

Kebutuhan Data untuk Analisis Situasi :

  • Demografi, Sosial dan Karaketrisktik Daerah Kota Cirebon
  • Matriks Rencana Aksi Pangan dan Gizi (RAD-PG) Daerah Kota Cirebon.
  • Dan beberapa data terkait seperti jumlah penduduk dan laju pertumbuhan penduduk

Dalam  Pembahasan Rapat disampaikan bahwa Indonesia termasuk ke dalam empat indeks kelaparan terbesar di dunia, maka dari itu rencana aksi daerah pangan dan gizi adalah penyusunan data yang dianalisis dari situasi, rumusan masalah, dan kegiatan lintas sektor dalam bidang ketahanan pangan dan gizi. Salah satu permasalahan adalah stunting. Stunting bukan hanya persoalan kekurangan pangan, namun menjadi permasalahan yang kompleks.

Tujuan akhir penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi :

  1. Mewujudkan Manusia Cirebon yang Sehat Aktif dan Berkelanjutan
  2. Meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan tentang masalah dan tantangan ketahanan pangan dan gizi yang dihadapi dan potensi penyelesaiannya.
  3. Meningkatkan partisipasi pemangku kepentingan dalam penguatan ketahanan pangan dan gizi melalui analisis data yang akurat dan merumuskan kegiatan aksi prioritas (intervensi) yang relevan dan efektif.
  4. Meningkatkan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi secara terpadu.( Sisca Octasari, ST,M.Si)